Monday, August 1, 2016

8 Tips Penting Belanja Online - Edukasi Konsumen

Hai Online Shoppers!,
Baik pemula maupun yang sudah sering belanja online, pastinya memiliki resiko yang sama saat melakukan belanja online. Perbedaannya adalah untuk yang sudah sering belanja, biasanya sudah memiliki trik jitu (atau bahasa kerennya mitigasi) untuk meminimalkan resiko tersebut.

Buat yang belum tahu, ada beberapa resiko belanja online

1.  Resiko Finansial
Untuk jenis ini jelas resikonya adalah kehilangan uang, bentuknya antara lain (Di-urut dari yang paling extrim ke yang lebih ringan):
- Penipuan, dalam bentuk pemalsuan website, iklan palsu, iming-iming harga murah dsb, biasanya jenis ini banyak dilakukan untuk pembelian online ke situs / penjual yang tidak punya reputasi baik.

- Selisih Harga, ini sebenernya bukan resiko, tetapi tetap saja kalau kita belanja di tempat A, lalu kemudian kita tahu kalau di tempat B ternyata lebih murah, kan ada perasaan menyesal gimana gitu....

- Selisih Ongkir, kerugian akibat perbedaan jasa atau servis ekspedisi yang digunakan

2. Resiko  Waktu Terbuang
Misalnya: 
- Pengiriman atau Pelayanan lama
- Barang tidak dikirim-kirim ternyata stok habis lalu refund
- Barang yang dikirim tidak sesuai ekspektasi, sehingga harus retur. Bahkan jika dispute berlarut-larut, bisa menyebabkan kerugian finansial juga...

Nah untuk meminimalkan resiko di atas, maka kita perlu untuk mengetahui beberapa hal. Kali ini saya mencoba berbagi 8 buah tips berdasarkan pengalaman saya pribadi, cekidot sob... :

1. Hanya belanja di situs yang sudah jelas reputasinya, atau gunakan rekber
Kalo ini saya yakin sebagian besar sudah pada paham dah... Jangan sekali-sekali transaksi (transfer / input nomor kartu kredit/debit) dengan situs / penjual yang sama sekali belum jelas. Hati-hati dengan harga miring, percuma harga murah kalau ternyata cuma untuk ditipu sob...

2. Bandingkan harga
Kelebihan online adalah kita bisa membandingkan harga di beberapa tempat sekaligus untuk produk yang persis sama. Sebelum memutuskan untuk membeli suatu produk, biasakan untuk sortir berdasarkan harga termurah. Beberapa situs mungkin tidak punya opsi ini, atau search engine nya kadang bikin garuk-garuk kepala. 

Tetapi, lebih baik teliti daripada menyesal kemudian. Jangan lupa untuk membandingkan harga antar situs online, beberapa merchant kadang berjualan di beberapa Situs online, dan kadang (saya juga heran) harganya bisa berbeda-beda. Kalau mau cepat bisa searching di google sbb: "Jual Kamera X harga rp" nanti akan muncul dari bermacam-macam situs sob...

3. Perhatikan reputasi Situs & Seller dan review pembeli
Selidik punya seliditk, beberapa situs besar juga menyertakan penjual atau seller perorangan (mereka menamakannya sebagai merchant). Ada merchant yang memiliki website sendiri dan ada juga yang memiliki toko di marketplace. Biasanya merchant yang menjual di beberapa situs besar merupakan penjual yang dapat dipercaya, tapi untuk lebih tepatnya, jangan lupa baca review produk yang dijual yah sob. 

Dan anehnya, seringkali harga bisa lebih murah di marketplace (Toko***dia, Buk***pak) dibandingkan di situs besar (La**da, Mata**mall, Bl***li), tapi jangan lupa untuk memperhitungkan Ongkir yah, karena untuk item-item yang berukuran cukup besar atau berat, bisa jadi kalau beli situs besar malah lebih untung lho!

4. Manfaatkan Diskon/Voucher, program loyalty dan promo
Saking seringnya melihat harga coret (diskon) di toko online, saya sekarang sampai sudah tidak percaya lagi dengan angka tersebut he he, kebangetan banget markup nya. Tapi kalau Voucher, lain lagi ceritanya sob. Dengan menggunakan voucher, harga bisa benar-benar lebih murah lho sob! Jadi kalau punya voucher, jangan ragu-ragu untuk langsung digunakan. 

Promo lainnya seperti Gratis Ongkir, cicilan 0% juga patut menjadi pertimbangan. Beberapa situs online shop besar juga memiliki sistem loyalty poin yang nantinya dapat ditukarkan dengan voucher, asyik kan?

5. Gunakan pembayaran yang paling nyaman dan aman
Buat yang memiliki e-banking, langsung pakai aja. Bisa juga menggunakan Kartu Kredit, tapi mesti hati-hati karena tidak semua OL Shop menggunakan 3D Secure (Sistem transaksi yang diproteksi dengan SMS OTP), dan JANGAN PERNAH menyimpan info kartu kredit di situs belanja online. Gunakan kartu dengan limit atau plafond yang paling kecil untuk meminimalkan resiko. 

Kalau mau bayar di payment poin (seperti mini market atau kantor pos) juga bisa, atau kalau masih prefer transfer bank ya silahkan. Tapi intinya, kalau belanja online masih harus keluar rumah untuk pembayaran berarti belum afdol belanja online nya tuh he he he

6. Jangan malas untuk retur, complain, serta feedback demi kebaikan dunia online
Sayangnya, banyak seller di indonesia tidak mau bertanggung jawab akan produknya selepas pengiriman. Bahkan beberapa toko kalau diberi rating rendah tidak mau melayani retur / komplain sama sekali. Dibandingkan ebay, mungkin online shopping kita masih belum matured. Nah, tapi jangan khawatir, mau itu salah di ekspedisi atau seller, konsumen tetap memiliki hak untuk menerima produk sesuai dengan yang dijanjikan. 

Makanya, kalau sobat membeli produk dengan nilai cukup mahal, biasakan foto / videokan saat unboxing / membuka paket, sebagai bukti (nantinya bisa juga dipasang di youtube lho!). Jika ada yang kurang / rusak/ hilang, manfaatkan fitur komplain yang tersedia di situs online, dan pastikan luangkan waktu untuk menyelesaikan kasus sampai tuntas. Nah, di sisi lain, jika pelayanan dan respon seller memuaskan, jangan lupa untuk memberikan feedback, jadi adil deh. Demi kebaikan dunia online sob!

7. Bisa juga dari situs luar negeri lho
Untuk barang tertentu yang nilainya tidak terlalu besar di situes seperti ebay.com dan aliexpress.com, banyak yang ongkirnya gratis dan juga dilengkapi dengan buyer protection. Kelemahannya cuma satu, yaitu waktu pengiriman yang jauh lebih lama. Pengalaman saya, paling cepat 2 minggu, dan paling lama sekitar 40 hari, tetapi ini sangat tergantung dari negara asal shipper nya (yang paling lama itu yang dari eropa atau inggris). Tapi kalau sobat tidak butuh buru-buru, kualitas barang vs harga yang ditawarkan bisa benar-benar worth the wait. Dan asyiknya lagi, sobat bisa membeli barang yang belum tentu di ada di pasar lokal.


8. Manfaatkan program referral (Shopback, dsb)
Nah untuk program ini mungkin banyak yang belum tahu. Dengan Shopback, sobat bisa mendapatkan cashback (3% s/d 15%) setiap belanja di situs online yang sudah bekerja sama lho, meskipun di situs tersebut sedang tidak ada promo. Bahkan kalau sobat punya voucher untuk situs tersebut, sobat tetap bisa menggunakan voucher dan tetap mendapatkan cashback. Cashback ini nantinya dapat dikumpulkan dan ditransfer ke rekening kita. Asyik kan? Buruan daftar sob, Klik ke ShopBack.co.id untuk daftar yah...

Khusus untuk situs yang berjenis marketplace, di mana terdapat media untuk berkomunikasi antara buyer dan seller secara langsung, maka ada tambahan tips sebagai berikut sob:

1. Malu bertanya stok, barang tak jalan
Biasakan bertanya dulu ke seller, apakah ready stok, terutama untuk seller yang penjualannya masih sedikit. Ini juga sekalian untuk ngetes apakah seller termasuk rajin membaca pesan / diskusi. Tanya beberapa seller sekaligus, dan dahulukan seller yang menjawab lebih dulu, karena biasanya pelayanannya akan lebih cepat.

2. Perhatikan juga Harga + Ongkir + Biaya Administrasi
Selisih antara jasa ekspedisi saat ini tidak terlalu jauh, jadi kalau bisa dapat ekspedisi yang lebih murah, kenapa tidak? Perhatikan juga bahwa beberapa seller menetapkan Harga yang lebih murah, padahal buyer juga dikenakan Biaya Administrasi misalnya Rp 2000 atau Rp5000, kan jatuhnya jadi sama aja boong tuh...

3. Harga Murah belum tentu lebih baik
Percuma kalau harga murah tetapi ternyata penjual tidak respon sama sekali sehingga akhirnya refund. Jadi tetap perhatikan statistik penjualan, jumlah review positif, dan juga komentar penjual sebelum memutuskan membeli produknya yah sob...
Nah, seiring dengan bertambahnya pengalaman berbelanja, intinya jangan takut belanja online, asalkan sobat sudah mengerti mana yang boleh dan mana yang jangan dilakukan. Belanja online itu selain menjadi trend, juga akan menjadikan hidup lebih produktif karena kita gak perlu bermacet-macet ria. Selain itu kita juga menciptakan lapangan pekerjaan bagi ribuan orang (Dari sisi seller/wirausaha, jasa ekspedisi, dsb), dibandingkan kalau kita belanja ke supermarket (yang pastinya miliki perorangan) atau toko biasa (resiko harga kemahalan kalo gak nawar he he)....

Semoga bermanfaat...



No comments:

Post a Comment