Monday, May 16, 2016

Menggunakan iRig di iPad/iPhone/Android sebagai Efek Gitar

Teknologi berkembang cepat, handphone yang tadinya sebesar tempat minum jadi hanya sebesar korek saja. Dan yang tadinya layarnya hanya sebesar angka (atau angka nya sebesar layar), sekarang malah handphone isinya layar semua ^_^



Eniwei, dengan canggihnya handphone sekarang, hampir semua proses yang tadinya bisa hanya bisa dijalankan di komputer atau di perangkat khusus, sekarang bisa cukup dijalankan di hape atau tablet aja (sorry, kapsul engga ya...). Misalnya untuk bikin presentasi, bikin dokumen, browsing, dengerin lagu, main musik, simulasi alat musik, dan..... efek gitar, atau bahasa kerennya Guitar Effect...

Efek gitar ini heavy banget dengan yang namanya Digital Signal Processing, dimana proses pengolahan sinyal analog dari gitar diubah dulu menjadi sinyal digital, kemudian dilakukan proses manipulasi (misalnya, delay, reverb, chorus, distort, drive, dst), kemudian diubah lagi menjadi sinyal analog untuk bisa didengarkan. Nah seluruh proses ini wajib realtime, atau minimal mendekati realtime lah.. Kalo engga, bisa bisa kita gonjreng sekarang, trus minum kopi dulu, main tetris, trus ke toilet, baru deh suaranya keluar selesai diproses.. gak seru dong! ^_^

DSP ini sebenarnya bukan hal baru, tetapi dengan canggih dan hebatnya spek HP dan tablet sekarang ini, DSP efek gitar sekarang bisa lho dimainkan di HP. Nah kebetulan tahun lalu saya iseng-iseng coba beli alat yang namanya iRig, Alat ini fungsinya untuk menyambungkan dari gitar, ke HP atau tablet melalui socket handsfree, dan kemudian outputnya dihubungkan ke Earphone atau Active Speaker.


iRig versi 1
Buat yang penasaran dengan carakerjanya bisa cek video berikut sob... cekidot:


Sesuai dengan namanya, iRig, memang awalnya didesain dan diapprove untuk digunakan di iDevice, seperti iPad, iPod, dan iPhone. Namun secara konsep, karena alat ini isinya sebetulnya cuma solderan kabel, soket, sama kapasitor (lihat video di atas), jadi harusnya bisa juga jalan di Android dong? 


Nah, untuk mengetahui jawabannya, saya sudah melakukan test di kedua device tersebut (iPad dan Android) dengan iRig yang saya punya. Pada test di iPad, aplikasi yang saya pakai adalah Amplitube, sedangkan pada Android, karena tidak ada amplitube yang memanfaatkan port handsfree (hanya ada versi untuk port USB, yaitu iRig UA), jadinya saya pakai aplikasi lain, yaitu AndRig.

Test di iPad Mini 1:

Test di Android (Lenovo S580):

Nah, kalau sobat memperhatikan, pada saat saya mencoba di Android, ada delay yang cukup mengganggu, tidak seperti di Apple (pantesan si pembuat iRig cuma recommend untuk di Apple saja ^_^). 

Kenapa ini bisa terjadi? Apa iRignya yang salah? Lha jelas bukan iRignya, kan iRig hanya device pasif. Jadi apakah handphone Android nya? Awalnya saya juga mengira begitu, karena handphone saya sepertinya versi low-end, jadi hardwarenya pasti murah punya deh, makanya delay banget gitu. 

Tetapi ternyata, ada salah satu comment youtube yang bilang di Samsung Galaxy S dan Nexus juga tetap ada delay kok. Nah lho! Selidik punya selidik, ternyata kambing hitamnya adalah di OS Androidnya sob.... Jadi ceritanya, di Android itu memang masih ada delay bawaan OS nya yang gak bisa diapa-apain. Mau pake hardware semahal apapun, ya masih gitu deh (sumber: http://superpowered.com/androidaudiopathlatency).

Tapi jangan berkecil hati ya sob, karena Android masih terus berkembang (gak cuma dari sisi Audio Latency aja), dari sisi battery dan user interface aja makin lama makin oke kan?? Dan saya tidak menyarankan sobat membeli iRig HD atau iRig UA yang menggunakan port data, karena harganya yang sudah seharga Ampli booo. Mending beli ampli atau efek gitar aja itu mah...... 

Update: untuk sobat yang menggunakan AndRig, ada solusi untuk mengurangi atau minimalisir delay/latency yang muncul di Android sobat. Berikut caranya:



Jangan lupa like & subscribe ya sob, jika bermanfaat :)

2 comments: