Hari gini, kita harus tahu yang namanya prinsip go green, yaitu 3R (Reduce, Reuse, Recycle), nah beruntunglah barang-barang yang masuk ke kategori Re-Use, karena artinya dapat dipergunakan kembali tanpa pengurangan nilai, fungsi, dan tanpa perlu pengolahan lebih lanjut.
Silica Gel tentu sudah sangat dikenal buat sobat yang hobi di bidang fotografi atau videografi. Dengan menggunakannya untuk menyerap air atau kelembaban di dalam ruang penyimpanan lensa dan kamera, silica gel mampu membuat lensa atau kamera kita selalu dalam kondisi prima karena tersimpan dalam kondisi yang kering.
Silica gel juga sering digunakan pada kemasan makanan yang garing. Sehingga kegaringannya tetap terjaga sejak proses produksi hingga sampai di tangan konsumen. Jadi kalau sobat membuka snack atau makanan dalam kemasan dan menemukan kemasan seperti ini, jangan dimakan yah, karena fungsinya hanya untuk menyerap kelembaban
Tetapi tahukan sobat, bahwa selain silica gel dapat menyerap air, silica gel juga dapat 'melepas' air atau kelembaban yang dikandungnya, dengan jika dipanaskan. Ya, dengan cara dipanaskan, maka kandungan air yang sudah masuk di antara molekul silica gel, akan menguap dan silica gel akan menjadi 'kering' seperti keadaan awal.
Nah, ini tentunya jadi berita gembira buat penggemar fotografi yang kebutuhan akan silica gel di atas rata-rata. Karena pada dasarnya untuk menjaga kelembaban di kotak penyimpanan lensa, atau sering disebut sebagai Dry Box, maka kebutuhan silica gel bukan hanya 1x, tetap terus menerus agar kelembaban di dalam dry box tetap selalu dalam kondisi kering.
Ada beberapa cara untuk memanaskan silica gel sehingga dapat dipergunakan kembali, namun masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan, yaitu:
1. Menjemurnya ke sinar matahari
Kelebihannya:
- Gratis
Kekurangannya:
- Butuh waktu lama
- Sangat tergantung cuaca (harus benar-benar terik)
2. Memanaskan di oven
Kelebihannya:
- Tidak tergantung cuaca
Kekurangannya
- Butuh waktu cukup lama (sekitar 40-60 menit)
- Konsumsi listrik cukup besar
- Sulit untuk meratakan pemanasan (karena ruang oven biasanya sempit)
3. Di sangrai (di penggorengan tanpa minyak)
Kelebihannya:
- Tidak tergantung cuaca
- Sangat cepat
- Tidak pakai listrik
Kekurangannya:
- Menggunakan kompor gas (walau hanya sekitar 5-10 menit)
Dari ketiga cara di atas, cara yang paling reliable, murah, dan efisien adalah cara yang ketiga, yaitu dipanaskan dengan cara di sangrai. Dan sobat tidak perlu khawatir, silica gel tidak akan meleleh pada suhu di bawah 1600 derajat celcius, jadi perangkat memasak seperti penggorengan dan sodet akan tetap aman.
Pada video di bawah ini, saya mendemonstrasikan proses pemanasan silica gel dengan cara nomor 3:
Bisa dilihat pada video di atas, bahwa warna silica gel berubah dengan sangat cepat. Jadi, jangan ragu lag sob. Selamat mencoba!

No comments:
Post a Comment