Sunday, October 5, 2008

Password Protection dalam Excel

MS Excel memiliki cukup banyak pilihan untuk usernya dalam hal memproteksi file. Masing-masing proteksi ini memiliki tujuan yang berbeda-beda tergantung kebutuhan. Kalau dihitung-hitung ada 5 jenis proteksi yang bisa kita gunakan untuk setiap file excel, yaitu:

1.      File Open Protection, yang berguna untuk mengunci agar file kita sama sekali tidak bisa dibuka tanpa password. Excel akan meminta password setiap kali file hendak dibuka dan file akan tertutup jika password salah.
2.      File Read-Only Protection, password hanya diminta jika kita ingin menyimpan perubahan ke path aslinya. Namun user dapat memilih opsi read-only, namun tidak dapat menyimpan di path (lokasi + nama file) yang sama, jadi harus dengan path yang berbeda. Ini biasanya digunakan pada file yang digunakan rame-rame. Menurut saya agak kurang berguna, karena bisa saja user menyimpan dengan nama file lain kemudian meng-overwrite file aslinya melalui windows explorer (walaupun ini bisa dicegah dengan cara si empunya terus-menerus membuka file dikomputernya).
3.      Worksheet Protection. Proteksinya hanya kepada suatu sheet tertentu dan ada bermacam-macam opsi untuk proteksinya. Paling umum digunakan untuk meng-hide formula serta mengunci suatu range atau cell tertentu agar tidak bisa diubah oleh orang lain tanpa password.
4.      Workbook Protection. Kalau ini fungsinya tidak banyak, tapi hanya terbatas pada penguncian add/remove worksheet dan posisi window (normal/maximized). Proteksi ini juga dapat mencegah suatu sheet dicopy ke workbook lain (klik kanan pada tab worksheet lalu copy).
5.      VBA Protection. Nah kalo yang ini biasanya berguna bagi yang suka macro ataupun VBA programming di excel (termasuk saya, he he). VBA Protection dapat memprotect agar semua coding (modul, sheet, dan class) tidak dapat dilihat oleh orang lain.

Dari lima proteksi di atas, yang kelima-limanya menggunakan password, tahukah anda bahwa yang dienkripsi dual key oleh excel hanyalah File Open Protection. Jadi untuk tiga sisanya (yang nomor dua di-skip lah, ga ada fungsi sebagai proteksi data koq) hanya sebagai formalitas saja. Ya, formalitas, karena saya sendiri dapat dengan mudah membuka semua proteksi, kecuali yang pertama. Oke, berikut saya coba share mengenai metode membuka passwordnya ().

1.      File Open Protection, musti kudu harus pake brute force, atau paling tidak pakai patterned search.
2.      No comment (karena tidak ada yang perlu direcover kalo lupa).
3.      Bisa dibypass menggunakan VBA Macro/Add-in.
4.      Bisa dibypass menggunakan VBA Macro/Add-in.
5.      Bisa dibypass menggunakan Binary/Hex Editor.

Untuk lebih lengkapnya anda bisa googling sendiri, ada banyak resource di luar sana yang membahas khusus mengenai ini. Saya memang tidak mengemukakan secara detail di sini, karena saya takut akan disalah gunakan, nanti situs ini dikira situs hacking lagi :). Namun bagi yang memang benar-benar butuh bantuan untuk recovery password, harap hubungi saya melalui email bisa search di google untuk how to crack excel password.

No comments:

Post a Comment