Banyak orang yang masih salah kaprah mengenai fungsi dari kartu kredit dan pinjaman yang ditawarkan. Ada yang menganggap sebagai kebebasan finansial (gesek sekarang, ngutang kemudian). Ada juga yang menganggap sebagai sesuatu yang patut ditakuti (takut ngutang, takut ngga bisa bayar).
Tahukah anda, bahwa dengan adanya kucuran kredit, roda ekonomi bangsa kita ikut terdorong maju 'lebih cepat'? Saya ambil contoh, misalnya anda ingin membeli mobil. Anda bisa saja menabung sampai kemudian uang anda cukup, baru membeli mobil yang anda idam-idamkan. Akan tetapi, jika anda menggunakan fasilitas kredit, artinya anda membeli mobil itu sekarang, dealer mobil pun mendapat keuntungan sekarang, pabrik mobil pun mendapat keuntungan sekarang, vendor dan supplier pun mendapat keuntungan sekarang, begitu juga karyawan dari dealer, pabrik, dan supplier menjadi lebih sejahtera sekarang karena penjualan tercapai, dan pada akhirnya mereka juga akan membelanjakan/berinvestasi sekarang, dan ujung-ujungnya mungkin akan sampai juga ke bidang perusahaan tempat anda bekerja.
Dari sisi anda sendiri, anda juga dapat membeli sesuatu yang anda inginkan, dan membayarnya kemudian dengan cara dicicil sehingga lebih ringan.
Saya tidak bilang bahwa budaya ngutang itu bagus, tapi bisa menjadi alternatif yang ikut memajukan roda ekonomi nasional asalkan masih dalam kewajaran. Kalau semisalnya tidak mampu membayar cicilan, sebaiknya tunda dulu pengeluaran anda, jangan asal gesek kartu kredit. Jangan sampai istri anda komplain karena membaca tulisan ini lho.
Saya kurang sependapat. Bagaimanapun juga lebih baik menabung daripada berhutang
ReplyDelete