Tuesday, May 31, 2016

Pilih Microwave atau Oven?

Dan.... pertanyaan kita kali ini jatuh ke peralatan dapur yang bentuknya mirip, fungsinya juga hampir serupa, tetapi jeroannya jauh berbeda. Yak, itulah Microwave dan Oven. Nah, sebelum kita bahas lebih lanjut, saya ingin menjelaskan spesifikasi dari kedua alat ini ya sob...
http://ecx.images-amazon.com/images/I/81tK5xJpvPL._SL1500_.jpg
Oven Listrik
Oven
Cara kerja oven adalah dengan memanfaatkan panas untuk memasak / menghangatkan makanan. Panas bisa berasal dari elemen listrik (untuk oven listrik), atau berasal dari Api (untuk oven gas). Proses memasak oven ini mirip dengan dibakar atau dipanggang, sehingga dapat menghasilkan masakan yang kering, crisp, dan sedikit efek gosong-gosong gitu... Oven masa kini bisa memiliki beberapa elemen pemanas dan juga pemutar, sehingga jika misalnya memanggang ikan atau ayam, nanti ayamnya akan berputar gitu di dalam ovennya. Hasilnya, ikan atau ayam akan matang secara merata, paling tidak di permukaannya akan sama matangnya...

Kelebihan Oven:
Dapat digunakan untuk memanggang
Untuk memasak, hasilnya akan matang sempurna
Untuk oven gas, konsumsi energi lebih efisien

Kekurangan Oven:
Butuh waktu cukup lama untuk 'panas' dan memanggang.
Konsumsi listrik besar
Butuh waktu lama jika digunakan untuk menghangatkan ulang

http://images.esellerpro.com/2741/I/246/img-P-microwave-R270SLM_open-960.jpg
Microwave

Microwave
Microwave bekerja dengan cara mengeluarkan radiasi gelombang mikro ke dalam makanan (maka jangan dilihat terlalu dekat kaca yah, karena radiasinya berbahaya). Gelombang mikro tersebut akan 'menggoyang' partikel di dalam makanan sehingga bergesekan dan menimbulkan panas, dan hasilnya makanan akan menjadi hangat. Gesekan ini terjadi sangat cepat dan efisien,  Karena itulah, microwave hanya dapat memanaskan makanan yang mengandung 'cairan' termasuk makanan lembab dengan sangat cepat (dalam hitungan detik), dan tanpa kandungan cairan, maka partikel di dalam makanan tidak dapat 'digoyang' dan hasilnya tidak ada panas yang timbul akibat gesekan. Kalau tidak percaya bisa sobat coba dengan memasukkan kerupuk mentah ke dalam microwave, dijamin tidak terjadi apa2.
Microwave juga biasanya memiliki elemen pemanas untuk memanggang seperti layaknya oven. Namun sayangnya, elemen tersebut termasuk lemah (malah mirip seperti lampu penghangat) dan jika dibanding oven, dan hanya dapat digunakan agar permukaan makanan tidak terlalu lunak (Sekedar crisp sedikit).

Kelebihan Microwave:
Memanaskan makanan dengan sangat cepat (10 - 30 detik)
Konsumsi listrik efisien (karena waktu penggunaannya singkat)
Biasanya ada fungsi oven (walau tidak sebagus oven biasa)

Kekurangan Microwave:
Tidak bisa untuk memanaskan makanan yang tidak mengandung cairan
Jika digunakan untuk memasak, maka matangnya seperti tidak natural gimana gitu... (karena panasnya dari dalam, bukan dari luar makanan). Cocok untuk makanan nya berkuah, karena yang 'mematangkan' makanannya adalah 'cairannya' yang dipanaskan oleh microwave...

 
Kesimpulan
Idealnya, kita harus memiliki keduanya. Tapi kalau harus memilih, pada dasarnya tidak semua orang suka memasak, tapi hampir semua orang punya kebutuhan untuk menghangatkan makanan. Dan menurut saya, pilihan yang cukup bijak adalah microwave, karena penggunaannya dapat meningkatkan produktivitas kita. Menghangatkan nasi, sayur, lauk, dan lain sebagainya, sangat mudah dan cepat jika dilakukan dengan microwave. Sedangkan kalau memang diperlukan untuk memasak indomie sih, microwave bisa banget sob!


No comments:

Post a Comment