Monday, June 13, 2016

Foto Gerhana Matahari pake Kamera Pocket? Bisa !! Solar Eclipse for everyone

Saat peristiwa gerhana matahari beberapa waktu lalu, saya sempat penasaran, masak sih dari Jakarta tidak kelihatan sama sekali? Padahal kepingin banget mengabadikan peristiwa yang gak setiap tahun ada itu...

Akhirnya saya coba-coba research, cara apa yang aman untuk merekam gerhana matahari. Ada yang bilang pakai ND Filter, pakai kacamata khusus, dll. Tapi saya masih ragu untuk menggunakan EOS M2 kesayangan saya, eman-eman sensornya he he he... Akhirnya saya putuskan untuk pakai Kamera pocket saya, yaitu Samsung WB-350F. Dan saya rencanakan untuk beli ND Filter secara online.

Tapi namanya juga procrastinator, waktu terus berlalu, saya masih juga belum sempat beli filter tersebut. Sampai akhirnya tiba juga lah hari gerhana.

Panik mode ON. Dan yang terbersit di kepala adalah, apa yang bisa dipakai untuk menggelapkan cahaya, sempat terpikirkan beberapa bahan berikut. Dan untuk mengetesnya, saya mengarahkan bahan tersebut ke Lampu rumah, kalau hanya lampunya yang terlihat berarti bagus.

- Kaca Helm: Saat dites, lampu dan sekeliling masih kelihatan. tidak bagus
- Plastik Kresek hitam: Saat dites, byar das gak kelihatan apa cuma cahaya suram ...
- Kacamata Hitam: Saat dites, mirip dengan kaca helm, masih kurang gelap...
- Plastik Rontgen bekas (bagian yang terbakar): Saat dites, perfecto! dan bingo!


Plastik rontgen yang digunakan adalah bagian yang hitam terbakar. Ternyata bagian ini sangat efektif menghambat cahaya masuk ke dalam lensa. Dan ini juga bisa dibuktikan dengan mata telanjang saat diarahkan langsung ke matahari.

Langsung lah tes plastik rontgen dan saya bawa ke luar rumah untuk melihat matahari, dan hasilnya, wow gerhana parsial dapat dilihat dengan sangat jelas. Saya langsung masuk ke dalam rumah untuk menyiapkan tripod, kamera pocket, dan kawan-kawannya, dan beranjak naik ke lantai 2.
 
Begini kira kira setup yang saya gunakan dan hasil fotonya

Potongan plastik rontgen diletakkan di depan lensa
Posisi Kamera diarahkan langsung ke matahari
Begini kurang lebih tampilan di view finder nya
Setelah beberapa lama mem-foto, saya putuskan untuk merekam videonya. Begini hasilnya sob:


Nah, berhubung gerhana ini terjadi di waktu pagi, jadinya matahari masih bergerak dari bawah ke atas. Dan beberapa kali saya harus menyesuaikan ulang posisi kamera agar matahari tetap di dalam frame. Ini menyebabkan posisi matahari di video berubah-ubah. Oleh karena itu, pada video ini saya edit agar posisi matahari tetap di tengah, namun framenya yang bergerak. Software yang saya gunakan adalah Corel VideoStudio X6.

Semoga bermanfaat!

No comments:

Post a Comment